Unas Ulang tetap dilanjutkan, sungguh sangat disayangkan

checkmate

Kebijakan – kebijakan yang sungguh merugikan memang sebaiknya harus ditentang, apalagi hal – hal yang berhubungan dengan masa depan, masa – masa generasi muda untuk berkembang dan memberikan satu kontribusi dalam pembangunan dan semacamnya

Namun semua memang harus dilalui dengan sebuah perjuangan, perjuangan yang penuh dengan pengorbanan. Tak ada hal yang datang dengan tiba – tiba, tak juga menjadikan satu hal yang instan menjadi konsumsi yang cuma – cuma saja.

Polemik isu adanya kecurangan telah mencoreng nama satu sekolah favorit yang merupakan kebanggaan kita semua, masih juga tak ada penjelasan yang transparan, jujur, terbuka atas semua kondisi yang berakibat pada aksi – aksi yang dilakukan oleh elemen – elemen yang masih selalu peduli terhadap satu nama almamater. Meskipun disampaikan bahwa ini bukan kecurangan, namun siapa yang akan percaya?

Ironis memang jika semua itu hanya dilalui begitu saja tanpa adanya sebuah perlawanan politik dan hukum, karena dalam pengamatan dan penilaian – penilaian, semua ini sangat erat kaitannya dengan konspirasi, “operasi”, dan motif – motif lain yang semuanya mengarah ke keterpurukan.

Siapa yang menjadi salah atau yang harus bertanggungjawab atas nasib siswa – siswa yang tak tahu menahu soal kebijakan? Siapa yang akan menjadikan jaminan bahwa ujian ulang akan menjadi satu parameter yang cukup diterima di dunia pendidikan lanjut? Dan siapa yang akan memberikan pengertian atas sanksi sosial yang tentunya akan diterima dari sisi manapun?

Ketidakterbukaan itu harus dilawan, ditumpas habis untuk bisa didapatkan adanya kebenaran dan kesaksian yang sebenarnya, bukan untuk menutup satu lubang dengan lubang yang lebih besar lagi. Bagaimana nasib generasi lanjut yang akan menjadi percabangan tunas – tunas ini? Tidak adanya transparansi akan membuat semuanya BUTA dan semakin memBABI dalam bertindak.

Tak bisa dibiarkan begitu saja, harus diLAWAN, dan HARUS di basmi serta dibinasakan jika memang ada hal – hal yang disembunyikan dalam kancah pendidikan nasional ini. Apa kata dunia? Sungguh sangat disayangkan atas keputusan yang plin – plan dan tidak tegas, tak mendasar satu bukti apapun dan hanya dengan asumsi – asumsi yang sungguh memuakkan dan membohongi publik.

Choiri Setyawan
Sekjen Alumni Smada Ngawi

About the Author:

admin has written 86 stories on this site.

Alumni Smadangawi "Bergerak PASTI" | alumni@smadangawi.net | http://alumni.smadangawi.net | Smadangawi BloG Community>> http://smadangawi.net/community | Smadangawi Forum >> http://forum.smadangawi.net

Write a Comment

:hihi: :hiks: :melet: :nangis: :ngakak: :puyeng: :sip: :sliwer: more »
Copyright © 2010 Alumni Smada Ngawi. All rights reserved.
Powered by WP | Supported by Smada Ngawi Alum® .